Skip to content

Pesan Ketua DED Untuk Pengurus dan Kader PKS Jakut 

Ustadz Rizki Fauzan Hasibuan, Lc di Rakerda PKS Jakut, Ahad (28/12/2025). (Foto: Komdigi)

Jakarta – Ketua Dewan Etik Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Utara (DED PKS Jakut) Ustadz Rizki Fauzan Hasibuan berpesan agar pengurus PKS Jakut tidak pernah lupa untuk menjadikan Al-Qur’an, Sunah dan Panduan AD/ART sebagai rujukan dalam menjalankan program kerja. Hal ini disampaikan Ustadz Rizki dalam pemaparan DED di Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Jakut, di Hotel D’arcici Jakarta Utara, Ahad (28/12/2025).

“Untuk para pengurus PKS Jakut mari kita berikhtiar maksimal untuk melaksanakan program yang sudah kita buat semaksimal mungkin dengan tidak pernah lupa untuk menjadikan Al-Quran, Sunnah dan Panduan AdArt PKS sebagai rujukan dalam bekerja, jangan pernah menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dicita-citakan, Ridha Allah lebih baik dari sekadar pujian manusia,” kata Ustadz Rizki.

Pada kesempatan itu, Ustadz Rizki menjelaskan pentingnya beramar makruf nahi mungkar dalam menjalankan kerja-kerja partai, karena menurutnya ke depan akan banyak ujian dan cobaan yang akan dihadapi dalam menjalankan tugas khususnya bagi kader PKS yang saat ini duduk di kursi parlemen maupun sebagai pejabat publik.

“Karena kita itu jamaah manusia yang tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan, apalagi selalu bersinggungan dengan masalah pemerintahan, jabatan, anggaran dan masalah dunia lainnya. Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 104 bahwa orang-orang yang beruntung itu adalah yang selalu menyeru kepada kebaikan, memerintah kepada yang makruf dan mencegah dari kemungkaran dan dalam hadits Rasulullah kita diperintahkan mencegah kemungkaran itu dengan kekuatan, lisan, baru paling rendah dengan hati, namun kalau orang hanya bisa mengingkari dengan hati, itulah bentuk iman yang paling rendah dalam Islam,” tutur ustadz lulusan syariah Universitas LIPIA Jakarta itu.

Meskipun secara khusus, tambah Ustadz Rizki, tugas Hisbah (Pengawasan Syariah dan Etik) diamanahkan kepada DED tapi hakikatnya seluruh Kader PKS berkewajiban secara individu untuk saling mengingatkan. 

“Mulai dari pejabat paling tinggi sampai kader paling bawah, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama jika ingin agar partai ini dan seluruh anggotanya baik dan istiqamah,” ujar Ustadz Rizki.

Lebih jauh, Ustadz Rizki berpesan kepada seluruh kader PKS Jakut yang pertama untuk menguatkan ruhiyah dengan mencontoh perjuangan Rasulullah dan salafus sholeh dalam mencapai kemenangan, karena PKS bukan sekedar entitas politik belaka.

“Semua keputusan kita harus dipastikan sesuai dengan prinsip syariah Islam. Kedua untuk selalu terus sama-sama menjaga agar anggota jauh dari penyimpangan mulai dari level pejabat publiknya, pengurus partainya, sampai Kader terbawahnya. Ketiga, selalu peduli terhadap kepentingan rakyat, agama dan bangsa, keempat, professional dalam bekerja sebagai bentuk amanah di hadapan Allah, dan yang kelima berusaha terus berkiprah untuk menjadi teladan bagi umat dan menampilkan Islam yang rahmatan lilalamin,” pungkas Ustadz Rizki. (komdigi)