Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Utara (Jakut) sukses menggelar puncak Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025, di Jakarta, Ahad (28/12/2025). Pada kesempatan Rakerda itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Jakut, Arif Yusadli kembali mengingatkan tentang pesan Ketua Majelis Syura (KMS) PKS Mohamad Sohibul Iman soal politik gagasan.
Dia mengatakan, politik gagasan bisa mengalahkan materi apapun. Dia meyakini politik gagasan akan muncul dari generasi muda yang punya wawasan yang luas. Apalagi, dirinya merasa senang di PKS ada program API (Akademi Pemimpin Indonesia), dengan adanya program tersebut anak-anak muda yang punya gagasan dapat disiapkan sebagai penerus estafet dakwah PKS baik di masyarakat maupun di parlemen atau di pemerintahan.
“Tokoh-tokoh muda kita harus kita majukan, kita harus bisa meneropong siapa nih kader kita yang muda untuk terus kita asah menjadi tokoh PKS yang punya politik gagasan, tidak hanya keliling saja tapi tidak membawa gagasan apa-apa. PKS ke depan akan memenangi pemilu dengan politik gagasan, tentunya dari kalangan anak-anak muda insya Allah,” kata Arif.
Politik gagasan hanya lahir dari orang yang punya ideologi yang kokoh dan kuat. Sebagai kader, tambah Arif, walaupun secara ideologi kuat tapi harus memperhatikan dua hal yaitu prinsiple ideologi dan working ideologi.
“Secara prinsiple ideologi kita terus diasah dalam pertemuan pekanan kita, tapi itu harus diimplementasikan dalam kerja-kerja kita, dalam muamalah sesama kita, dalam muamalah dengan qiyadah, muamalah dengan sesama kader,” ujar Arif.
Lebih lanjut Pria yang akrab disapa Arif Yus itu menjelaskan, kader PKS Jakut juga harus menjadi barisan yang kokoh. Menurutnya, dengan mengokohkan barisan barulah dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Sebagaimana di dalam al-qur’an, sesungguhnya Allah mencintai orang yang berjuang dijalan-Nya dalam barisan seperti bangunan yang kokoh, ini intinya, makanya tema kita yang pertama kokohkan barisan, dengan kokohnya barisan maka pelayanan meningkat,” jelas politisi PKS asal Padang Sumatera Barat itu.
Sementara terkait working ideologi, Arif menyebut bahwa kader PKS Jakut harus bisa berkolaborasi dengan semua elemen. Arif berpesan, agar kader PKS Jakut bisa berkolaborasi dengan pihak manapun demi tercapainya tujuan partai. “Jadi yang perlu kita kembangkan di Jakarta Utara bagaimana kita bisa berkolaborasi, kita lentur dengan masyarakat tanpa mengorbankan prinsiple ideologi,” pungkas Arif.