Selamat Datang Di Website Resmi Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Utara - والحق منصور وممتحنٌ فلا تعجب فهذي سنة الرحمن - Kebenaran akan DITOLONG dan juga DIBERI UJIAN. - AR RAHMAN - Ibnul Qoyyim

Pelantikan Pengurus DPTD PKS Jakarta Utara

Telah dilantik dan diangkat sumpah, Pengurus DPTD PKS Jakarta Utara yang baru dengan Masa Khidmat 2015-2020.

Ir. Ahmad Mardono.

Ketua DPTD PKS Jakarta Utara Masa Khidmat 2015-2020.

Kemenangan yang Hakiki.

Taujih Ketua Majelis Syuro PKS, Ust. Salim Segaf al Jufri.

Berkhidmat untuk Rakyat, serta Warga Jakarta Utara.

Berkhidmat untuk Rakyat, serta Warga Jakarta Utara.

Pelantikan Ketua DPTD PKS Kepulauan Seribu.

Pelantikan Akh Noval Abuzar sebagai Ketua DPTD PKS Kepulauan Seribu oleh Ketua DPTW PKS DKI Jakarta, Ust Syakir Purnomo.

Kamis, 13 Juni 2013

Ini Kementerian & Lembaga yang Diduga Menyimpangkan Anggaran Total Rp 30 M


Kabinet indonesia bersatu jilid 2
pksjakut.org - Penyimpangan anggaran perjalanan dinas senilai total Rp 30 miliar diungkap oleh Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi juara satu dalam urusan nominal penyimpangan ini.

Ada 36 kementerian dan lembaga negara yang melakukan penyimpangan anggaran. Berikut adalah 11 besar kementerian dan lembaga yang disebut oleh FITRA dalam rilisnya, Kamis (13/6/2013).

  1. Kementerian Pendidikan dan kebudayaan dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.5.938.049.057
  2. Kementerian Tenaga kerja dan Transmigarasi dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.4.515.281.738
  3. Kementerian keuangaan dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.3.537.453.076
  4. Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.3.470.846.383
  5. Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.2.551.062.985
  6. Kementerian Agama dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.792.895.663
  7. Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.555.118.598
  8. Badan Pertanahaan Nasional dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.420.884.887
  9. Badan Nasional Penempatan Perlindungaan Tenaga kerja Indonesia dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.391.956.389
  10. Kementerian Koperasi dan Usaha kecil dan menengah dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.033.809.400
  11. Badan Narkotika Nasional dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.810.228.015

FITRA mendapatkan data tersebut dari Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) tahun 2012 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyimpangan sebesar itu dihasilkan lewat modus perjalanan dinas yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

"Modus penyimpangan tersebut antara lain berupa ketidaksesuaian nama dan nomor tiket dengan manifest, perjalanan dinas Fiktif, perjalanan dinas rangkap, dan tidak ada bukti pertanggungjawaban," kata Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Kadhafi.

*http://news.detik.com/read/2013/06/13/080631/2272003/10/ini-kementerian-lembaga-yang-diduga-menyimpangkan-anggaran-total-rp-30-m

Rabu, 12 Juni 2013

Ust. M Subki Lc : PKS Jelas Tolak Kenaikan Harga BBM !

pksjakut.org - Ketua DPD PKS Jakarta Utara Ust. Muhammad Subki Lc , hadir dalam aksi penolakan kenaikan harga BBM di Bundaran HI 12/06. Dengan tegas beliau menyatakan menolak keras kenaikan harga BBM. 
"Sikap PKS Jelas menolak kenaikan harga BBM. Ini menunjukan ketidakmampuan Pemerintah untuk memberikan jaminan kesejahteraan masyarakatnya." 
tegas Ust. Muhammad Subki Lc dalam orasinya.

Menurutnya pula Pemerintah seakan-akan tidak mempunyai solusi, dan masalah ini justru dilempar ke masyakarakat yang otomatis akan membebani rakyat. Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PKS ini juga mengatakan "Tidak penting bagi kita, karena citra kita Insya Allah sudah bagus dihadapan Allah, kita tidak ada hubungannya dengan citra karena tugas kita hnya bekerja." tutur beliau disambut takbir para massa.

Selain itu beberapa poster diperlihatkan oleh para kader PKS. Poster dan spanduk itu antara lain bertuliskan, "Benahi Ekonomi Indonesia. Tolak Kenaikan Harga BBM", "3 Alasan Tolak BBM: Pemerintah Tidak Serius Kelola Sumber Energi, Pemerintah Tidak Serius Kelola APBN, dan Rakyat Akan Semakin Susah dan Sengsara. (ar/ms/KabarPKS)


*http://www.kabarpks.com/2013/06/ust-m-subki-lc-pks-jelas-tolak-kenaikan.html

Rabu, 05 Juni 2013

Fahri Hamzah Sindir Balik Amir Syamsuddin

Fahri Hamzah
Jakarta – Tantangan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Amir Syamsuddin, kepada Partai Keadilan Sejahtera untuk memasang spanduk antikorupsi, bukan hanya anti-kenaikan bahan bakar minyak, langsung ditimpali oleh Fahri Hamzah, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS.

Fahri justru meminta Partai Demokrat, partai asal Amir, untuk sebaiknya fokus mengurus 34 dugaan kasus korupsi bernilai triliunan rupiah yang melibatkan Muhammad Nazaruddin, mantan bendahara yang didirikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.
“Mana sekarang 34 kasus yang disebut Busyro Muqoddas yang justru dilakoni oleh Bendahara Partai Demokrat? Kenapa disembunyikan? Itu korupsi berjamaah kok,”
tuding Fahri di Jakarta, Rabu (5/6).
“Berani tidak itu 34 kasus yang merugikan negara Rp 8,2 triliun dalam konfrensi pers resmi disampaikan di KPK? Mana kasus itu sekarang? Tak berani dibuka karena mereka berjamaah,” tegas Fahri lagi.

Dia melanjutkan bahwa kasus dugaan impor sapi yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaaq hanyalah kasus pertama yang menyangkut partai itu, dalam 15 tahun terkahir. Belum ada satupun terpidana di PKS, karena Luthfie hanya baru jadi tersangka.

“Dan kami berharap ini bisa dibebaskan karena banyak keganjilan kasusnya,” klaim dia.

Diketahui Partai Demokrat memas memasang tagline antikorupsi dalam kampanyenya di Pemilu 2009, dengan pernyataan terkenal ‘Katakan Tidak Pada Korupsi’. Para tokoh yang menjadi bintang iklan kampanye itu di televisi kini malah jadi terpidana dan tersangka korupsi. Sebut saja Angelina Sondakh dan Anas Urbaningrum.

*http://fahrihamzah.com/fahri-hamzah-sindir-balik-amir-syamsuddin.html

Senin, 03 Juni 2013

"Kesaksian" Akhwat USA tentang Sumber Harta Ustadz Luthfi




"Allah-lah Sang Maha Kaya itu...."
 
Ina Khikmawati
Montana,USA 2013
Ingin menyampaikan rasa terimakasih dan harunya kepada Ust Luthfi Hasan Ishaq (Presiden PKS), Ust. Ahzami Samiun Jazuli dan Ust. Nurmahmudi Ismail (Walikota Depok), wabilkhusus DPP PKS Bid Kewanitaan dan urusan rumah tangga kader. Serta sahabat-sahabat saya yang selalu menghadirkan wajah saya dalam Rabithah kalian, baik yang saya kenal maupun yang tidak saya kenal, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Tidak ada ucapan yang lebih baik ,selain Jazakumullohu khairon jaza'....

Semua adalah rencana Allah SWT. Tidak ada yang paling sempurna skenarionya selain skenario Alloh.


..............Semua berawal dari sini...........


DPP PKS mengadakan pertemuan keluarga kader se-Jabodetabek. Seperti biasanya, kalau judulnya keluarga kader, tentu yang hadir kebanyakan adalah para kaum ibu-ibu.

Tapi yag paling istimewa adalah kehadiran para mantan presiden PKS dari era pertama (jaman PK), sampai terkini.  Yakni , DR. Hidayat Nurwahid (HNW), Ust. MUzammil Yusuf, Ust. Nurmahmudi Ismail, Ust. Luthfi Hasan Ishaq. Saya merasa beruntung sekali karena bisa bertemu dengan mereka, ini adalah kesempatan langka bagi saya.

Hadir sebagai peserta pertama, karena kebetulan hari itu ada acara juga di tempat lain. Sehingga saya bisa langsung datang ke acara tepat waktu.

Acara berjalan seperti biasa, ada sambutan, dan taujih.

Taujih disampaikan oleh DR. Ahzami Samiun Jazuli, tentang keluarga, peran orang tua, dan pendidikan anak.

Ah, kesempatan saya untuk bertanya kepada salah satu ustadz yang cukup terkenal di Bekasi ini.

Saya bertanya tentang bagaimana cara mendidik anak untuk para single parent, agar anak-anak tetap tumbuh seperti anak-anak yang didampingi lengkap oleh kedua orang tuanya.

Ustadz Ahzami menyampaikan jawabannya dengan diselingi gurauan yang menyejukkan.

Setelah Ustadz Ahzami selesai menjawab, tiba-tiba ust Luthfi Presiden PKS berdiri dan bertanya kepada saya...

"Ibu,...suami ibu dimana?" tanya beliau pelan, spontanitas.

"Di Amerika, Ustadz." Jawab saya spontan juga, agak malu-malu plus deg-degan karena gak menyangka akan ditanya seperti itu.

"Tadi ust. Nurmahmudi Ismail (walikota Depok-red) dan saya berbisik-bisik.. beliau mau membiayai tiket perjalanan ibu untuk bertemu suami ke Amerika, nanti teknisnya kita bicarakan," ucap beliau singkat.

"Allohu Akbar.. Allohu Akbar.." seisi ruangan serbaguna DPR RI Kalibata sontak riuh dengan kalimat thoyyibah itu.

Saya sendiri tidak menghiraukan, hanya bisa sujud syukur. Tak henti-hentinya kupanjatkan kepada Alloh.

Teringat doaku yang "tak bermutu"..

"Yaa Alloh pertemukanlah saya dengan suami saya, pertemukanlah anak-anak dengan abinya.. kami sudah kangen sekali... saya tidak tahu caranya, tapi Engkau punya cara yang indah untuk mempertemukan kami"...

Dan ternyata  inilah jawabanNya...

Saya sendiri kurang yakin, lalu saya temui beliau di depan mobil beliau, diantara kerumunan wartawan, saya katakan,

"Ustadz, jazakallahu khairan jaza'..."

"Ya, ukhti, waiyyaki, nanti biar semua diurus," jawab beliau

***

Karena berbagai urusan keluarga yang harus saya selesaikan,  juga aktifitas sebagai single parent, harus kesana kemari, antar jemput anak-anak serta cuci nyeterika (lho kok malah curhat..hehhe), saya sempat lupa dengan janji pak Presiden ini.

Hingga akhirnya saya ditelpon oleh teman saya di DPP PKS.

"Bu Ina, pak Nurmahmudi berkali-kali nelpon bu Ina, tapi gak diangkat-angkat, kalau sempat call back beliau, atau hubungi ajudannya, ini nomornya.."

Mashaa Allah, saya baru teringat beberapa hari ini, HP nya low batt and gak saya charge.

Ah, macam orang penting saja aku nih, ditelpon sama orang nomer satu di Depok, padahal kenal pun enggak. Apalagi kontribusiku di PKS bisa dibilang gak ada, nyusahin iya, kali..hiks.

Mashaa Allah, inikah ukhuwah itu?

***

Ketika gonjang ganjing perihal harta kekayaan Ustad LHI, dan petinggi-petinggi PKS itu, saya ingin teriak...

Bukan ingin membela mereka, karena mereka sudah berbuat baik kepada saya dan keluarga, tapi saya ingin membela kebenaran firman Allah :
"Orang-orang yang menfkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS al-baqarah [2]: 24).

”Dan kebaikan sekecil apapun yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya.”(QS. Al-Muzammil: 20)

Kenapa harta mereka sepertinya bertambah dan bertambah, bahkan sebagian sampai terlihat berlebihan di mata orang lain?

Saya hanya bisa berguman dalam hati,

"Bagaimana Allah akan mencegah rezekiNya, kalau infaknya saja begitu ringan mereka keluarkan?"

Balasan di dunia sudah Allah tampakkan, semoga Allah sisakan juga pahala di akherat, aamiin...

Betapa saya melihat dengan kepala sendiri, bagaimana mereka tidak bergantung pada dunia ini, tapi dunia ini menjadi wasilah mereka untuk berbuat kebajikan.

Jadi buat yang masih bertanya-tanya dari mana harta mereka?

Sejatinya saya ingin mengajak, terutama  kepada diri saya pribadi,

Mari kita tengok, berapa besar infak yang kita keluarkan?

Sudah berapa harta yang paling kita cintai, kita serahkan ke jalan Allah, atau kita infakkan kepada orang yang membutuhkan?

Atau jangan-jangan kita hanya berinfak dengan recehan, sambil menyimpan harta kesayangan kita, lalu berharap kepada Allah dengan harapan semu?

Wallohu A'lam bishowab


Ina Khikmawati
Montana,USA 2013

*http://www.pkspiyungan.org/2013/05/kesaksian-akhwat-usa-tentang-sumber.html

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites