Selamat Datang Di Website Resmi Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Utara - والحق منصور وممتحنٌ فلا تعجب فهذي سنة الرحمن - Kebenaran akan DITOLONG dan juga DIBERI UJIAN. - AR RAHMAN - Ibnul Qoyyim

Kamis, 28 Juni 2012

Kampanye Merakyat Ala Hidayat | pksjakut.org


"..Itu Pak Hidayat yang diposter-poster ya? mau ya panas-panasan naek motor? wah ini nih Cagub yang bener-bener merakyat, yang laen mah pasti naeknya mobil ber-AC, malah yang ada bikin macet.." Warga Tg. Priok
pksjakut.org - Tg. Priok, (27-06-12) ditengah begitu teriknya sengatan matahari, hembusan angin saja bukannya kesejukan yang dirasa namun tetap saja panas. Bahkan warga asli Tg Priok saja terkadang kewalahan dalam menahan gempuran panasnya udara siang hari di Tg Priok, tapi itu semua apalah artinya untuk sosok Cagub DKI Jakarta yang memang Extraordinary ini, Ust. Hidayat Nur Wahid tetap memilih cara kampanye yang baginya adalah Hidayat Nur Wahid apa adanya, tanpa dilebih-lebihkan dan tanpa dibuat-buat.


Panasnya Tg. Priok
Saat itu beliau berkampanye, berkeliling panasnya wilayah Kecamatan Tanjung Priok dengan membonceng Sepeda Motor, semata-mata demi menyapa dan membangun kedekatan dengan warga sekitar.

Uniknya, ada sebuah kesan dari seorang ibu yang sempat disapa beliau dari atas motor "..Itu Pak Hidayat yang diposter-poster ya? mau ya panas-panasan naek motor? wah ini nih Cagub yang bener-bener merakyat, yang laen mah pasti naeknya mobil ber-AC, malah yang ada bikin macet.."


Luarbiasanya lagi, masih dari atas motor beliau sangat berinisiatif lebih dulu menyapa, melambaikan tangan serta melempar senyum renyah nan tulus kepada setiap warga yang ditemuinya. Terkadang ada ekspresi warga yang terkejut, mereka disapa oleh seorang Hidayat Nur Wahid dari atas sepeda motor, mungkin awalnya mereka beranggapan bahwa iring-iringan konvoi kampanye yang biasa dilakukan oleh Kader dan Simpatisan PKS, tapi ternyata didalam iring-iringan ada seorang Hidayat Nur Wahid, membonceng sepeda motor, berpanas-panasan.

Extraordinary Came From Ordinary...


Oleh : Abu Ayyash
Foto : Khairuddin Safri
 

0 comments:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites