Selamat Datang Di Website Resmi Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Utara - والحق منصور وممتحنٌ فلا تعجب فهذي سنة الرحمن - Kebenaran akan DITOLONG dan juga DIBERI UJIAN. - AR RAHMAN - Ibnul Qoyyim

Pelantikan Pengurus DPTD PKS Jakarta Utara

Telah dilantik dan diangkat sumpah, Pengurus DPTD PKS Jakarta Utara yang baru dengan Masa Khidmat 2015-2020.

Ir. Ahmad Mardono.

Ketua DPTD PKS Jakarta Utara Masa Khidmat 2015-2020.

Kemenangan yang Hakiki.

Taujih Ketua Majelis Syuro PKS, Ust. Salim Segaf al Jufri.

Berkhidmat untuk Rakyat, serta Warga Jakarta Utara.

Berkhidmat untuk Rakyat, serta Warga Jakarta Utara.

Pelantikan Ketua DPTD PKS Kepulauan Seribu.

Pelantikan Akh Noval Abuzar sebagai Ketua DPTD PKS Kepulauan Seribu oleh Ketua DPTW PKS DKI Jakarta, Ust Syakir Purnomo.

Senin, 23 April 2012

Launching Motor Pelayanan PKS di DPRa Papanggo | pksjakut.org

pksjakut.org - Ahad (22/04/12), bertempat di RW.06 Kel. Papanggo Kec.Tg Priok Jakarta Utara, DPRa PKS Papanggo mengadakan Kegiatan Sosial berupa Chek Gula Darah dan Asam Urat bagi para warga sekitar dalam rangka memperingati hari Kartini dan juga Launching Motor Pelayanan PKS untuk Kel. Papanggo.

Dalam berbagai sambutan, hadir Ketua RW.06 Kel. Papanggo Bapak Drs. H. Margono yang juga ikut sebagai peserta Chek Gula Darah dan Asam Urat. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini, apalagi yang menyelenggarakannya adalah PKS "..sudah rahasia umum kalau PKS itu memang Partai yang jiwa sosialnya tinggi, PKS bekerja langsung dengan tindakan nyata.." ujarnya.

Tak ketinggalan Ust. TB Arief, S. Ag yang merupakan salah satu Anggota DPRD dari Fraksi PKS memberikan sambutan berupa info-info seputar sepak terjang dan sekilas progress report upaya-upaya yang telah dilakukan oleh para Anggota Dewan dari Fraksi PKS di Kebun Sirih.

Dengan hadirnya Motor Pelayanan PKS, warga disuguhkan berbagai macam sarana yang menguntungkan, karena Motor ini memiliki fitur-fitur menarik. Diantaranya TV LCD, Water Dispenser, Buku-buku Bacaan, Timbangan, Alat Tensi Darah dsb.

Tak lupa, warga diberikan berbagai Doorprize dari pihak panitia DPRa PKS Papanggo.






Selasa, 03 April 2012

Galau | pksjakut.org


Oleh : Ust. Anis Matta, Lc

Ikhwah sekalian, tanda-tanda azzam kolektif ini didalam diri kita adalah berupa munculnya as sakinatu qolbiyah, ketenangan atau kemantapan hati.

Jauh sebelum sebuah kemenangan tercipta di lapangan berupa angka-angka yang kemudian berubah menjadi kursi-kursi, maka kemenangan itu pertama kali harus tercipta di dalam fikiran dan perasaan kita.

Setiap orang yang akan memasuki suatu pertarungan, pertama-tama harus lebih dulu bertanya ke dalam hatinya tentang sebeberapa yakinnya dia akan memenangkan pertarungan itu, karena ikhwah sekalian, sebagus apapun roadmap,strategi dan taktik yang kita buat, atau sarana apapun yang kita miliki, tetap saja semua itu akan tergantung pada kemantapan hati kita pada saat mengelolanya.

"Oleh karena itu ikhwah sekalian, tidak ada kemenangan yang bisa kita capai, kalau kita tidak merasakan terlebih dulu kemenangan itu di dalam hati kita dalam bentuk Sakinah Qolbiyah."

Jadi ikhwah sekalian, kalau Antum semua tidak merasakan kemantapan hati seperti itu maka tidak akan ada angka-angka kemenangan yang kita ciptakan di pentas politik ini. Oleh karena itu penting bagi kita semua sekarang ini untuk kembali bertanya kepada diri sendiri apakah kita semua telah merasakan di dalam hati kita bahwa kita bisa menang? Insya Allah.
  
Apakah kita bisa membuat pernyataan bersama tentang hal ini? Apakah Antum merasakan adanya kemantapan hati ?  Ya kita memang telah merasakannya karena sesungguhnya kemenangan bisa kita cium dari jauh dan kemenangan itu pada mulanya ada di dalam hati kita.

Rasulullah SAW bersabda “uuti`tu khomsan ma lam yu’tahuna ahadum min qobli minal anbiya`i qolbi ” bahwa ada 5 hal yang diberikan kepada Rasulullah SAW yang tidak diberikannya kepada Nabi-Nabi sebelumnya dan salah satunya adalah “ wa nusirtu biru’bi masirata tahsir ” 
( “Dan aku diberi kemenangan dalam bentuk ditanamkannya rasa takut kepada musuhku dalam jarak tempuh satu bulan perjalanan” ).  

Maka kalau ada kemantapan hati di sini, di ruangan ini, gaungnya akan sampai dalam bentuk rasa takut dan ketidakpastian pada lawan-lawan kita. 

ALLAHU AKBAR !!!

Senin, 02 April 2012

Ini Ceritaku, Mana Ceritamu | pksjakut.org

pksjakut.org - Sepertiga malam saya bangun melaksnaakan Sholat Tahajud, kemudian berdoa untuk kemenangan Dakwah  DKI Jakarta bersama HIDAYAT DIDIK, Mutabaah Yaumian yang diamanahkan dakwah ini kepadaku, aku coba jalankan secara maksimal dan optimal.
Pulang sholat subuh dari Masjid, saya pun berjalan pulang bersamaa  jamaah sholat subuh yang lain sambil mengobrol diselingi tentang HIDAYAT DIDIK, kemudian saya mampir menempelkan stiker HIDAYAT DIDIK di 10 tiang listrik yang saya lewati saat pulang.  Sampai rumah saya ganti baju, sepatu dan berolah raga keliling kampung, tak lupa stiker dan brosur HIDAYAT DIDIK pun saya bawa. 
Tukang sayur yang biasa lewat depan rumah saya sapa dan berikan brosur HIDAYAT DIDIK,  saya kemudian lanjutkan olah raga jalan pagi  sambil menempelkan stiker HIDAYAT DIDIK di tiang listrik yang saya temui.  Anak – Anak SMA yang mau berangkat sekolah tidak lupa saya titipi stiker dan brosur HIDAYAT DIDIK.
Sebelum sampai rumah, saya mampir dulu ke warung kopi dan bubur kacang hijau, sempatkan mengobrol  dengan pemilik warung tentang HIDAYAT DIDIK dan mohon ijin menempel stiker HIDAYAT DIDIK di warung tersebut, tak lupa saya menitipkan brosur HIDAYAT DIDIK untuk di taruh di warung  tersebut.
Akhirnya sampai rumah, nunggu keringat hilang, baca Koran dan nonton televisi mencari berita HIDAYAT DIDIK, ketika menemukan berita tentang HIDAYAT DIDIK, saya pun kemudian meng-sms temen- temen saya di Jakarta, “selamat pagi para sahabat, mau mengabarkan saja sahabatku, bahwa jangan kaget nanti kalau ketemu pasangan HIDAYAT DIDIK di busway, bis kota, KRL dan angkutan umum lainnya, bisa jadi 1 orang di angkutan umum yang penuh itu adalah HIDAYAT DIDIK”
Kemudian saya pun mandi dan setelah itu  sarapan pagi, dan akhirnya  berangkat ke kantor dengan membawa kendaraan, tidak lupa stiker HIDAYAT DIDIK saya tempel di kaca depan dan belakang .  Beberapa jalan sudah mulai macet pagi itu, tetapi jangan khawatir ada polisi yang setia mengatur di lalu lintas, “ Assalamu’alaikum Pak Polisi, ada salam dari HIDAYAT DIDIK untuk anda, selamat bertugas ya” kataku sambil menunggu lampu berubah menjadi hijau, polisi itu tersenyum dan menunjukan dua jempol tangannya kearahku.  Masuk pintu jalan tol, sambil membayar, saya pun tidak lupa menyodorkan stiker HIDAYAT DIDIK,  petugas pintu tol pun berkata, “ sama pak, saya juga pendukung pak HIDAYAT DIDIK”.  
Sampailah kantor, biasa ketemu satpam dan resepsionis, “ assalamu’alaikum, pagi pak ..bapak ini seperti HIDAYAT DIDIK aja, selalu tepat waktu dan siap menyapa para karyawan ”, ujarku.  Mereka menjawab “ wa’alaikumussalam semoga yang kita dukung HIDAYAT DIDIK menang ya Pak”
Sebelum mulai perkerjaan, buka email  dulu… kirim email file stiker  dan brosur HIDAYAT DIDIK ke rekan- rekan yang tinggal di Jakarta.. setelah itu saya coba fokus ke pekerjaanku, saya kerjakan semua yang menjadi amanah ku di kantor secara professional.
Sore pulang kantor, terlihat bensin mau habis, takdirnya memang harus mampir dulu ke pom bensin, “20 liter bang” pintaku, “ ngga full aja bang, kata petugas pom bensinnya”, “ ngga bang, saya harus nabung untuk biaya kampanye HIDAYAT DIDIK nih” tegasku. “ pendukung HIDAYAT DIDIK juga Om, sama dong dengan saya, saya juga infaq 5000 per bulan, ikhlas saya buat pemenangan beliau, kalau ada stiker atau brosur mau dong  Om”, pintanya. Dua puluh stiker dan Brosur HIDAYAT DIDIK pun berpindah ke tangan petugas pom bensin.
Di lampu merah, ada pengamen  menyanyikan lagu iwan fals,”wakil rakyat”,  saya bilang ke dia sambil menyodorkan lembar ribuan, “ Pak HIDAYAT – DIDIK insyaAllah senang mendengar lagu ini, sebagai dukungnnya saya berikan stiker mau?” pintaku.. pengamen itu pun mengangukan kepalanya dan langsung menempelkan stiker itu di gitar kecilnya…”terima kasih ya Om” dan mulai mengamen lagi di mobil belakangku.
Mampir dulu beli martabak Manis “Bangka” dan martabak telor, pesenan istri di rumah. “ Dua Bang, manis satu, telor satu” pintaku, “kok Cuma dua Pak, yang dua di mobil tidak di kasih?” tanya nya. “Maksudnya?”  tanyaku,   Tukang Martabak itu menjelaskan “ Itu lho yang di tempel di kaca, HIDAYAT – DIDIK” katanya.. “abang ini bercanda saja, boleh deh ..kalau gitu dua manis , dua lagi martabak telor ya.” Setelah selesai  kemudian saya bayar, Abang martabak minta stiker untuk di tempel di gerobaknya … Abang martabak mendapatkan 10 stiker, ia pun berjanji akan menempelkannya di gerobaknya dan membagikan ke tetanga nya..
Akhirnya sampailah di rumah,  keluarga pun senang karena ada martabak yang saya bawa. Tiba – tiba istri mengabarkan  bahwa, tadi ada sekelompok anak muda gondrong datang ke rumah, cari saya. Katanya setelah isya mau datang lagi kemari. “Ada apa ya?” gumamku…  benar saja tepat setelah Isya, pintu rumah di ketok.. ketika aku buka, memang terlihat belasan pemuda gondrong dan berpakaian jaket hitam. “Ada apa ya?” tanyaku … salah seorang menjawab, “Maaf Bang, kalau kedatangan kami mengganggu, tidak ada maksud apa – apa , kami hanya ingin meminta spanduk, brosur atau stiker HIDAYAT – DIDIK untuk kami pasang di depan, deket dengan tempat mangkal kami” katanya… Subhanallah, Alhamdulillah, akhirnya saya persilahkan masuk …  kebetulan di rumah masih ada dua spanduk, stiker masih sisa 20 –an dan brosur setengah rim, akhirnya kami berikan semuanya.  Mereka berjanji akan langsung pasang itu spanduk HIDAYAT DIDIK malam ini juga..  ketika kami menyodorkan uang untuk ongkos pemasangan dan pembagian, mereka menjawab, ”tidak usah pak, kami juga ingin berkontribusi memberikan apa yang kami punya untuk memenangkan pemimpin jujur dan baik seperti beliau HIDAYAT – DIDIK”
Setelah selesai sholat witir sebelum tidur, saya merenung untuk kejadian – kejadian yang saya alami hari ini, “Saksikanlah ya Allah,  hari ini aku telah ikhtiarkan ya Allah untuk berjuang memenangkan dakwahMu di DKI bersama HIDAYAT DIDIK, banyak dukungan yang diberikan masyarakat untuk beliau HIDAYAT DIDIK, tapi tanpa dukunganMu ya Allah maka semua itu tidak ada artinya… Ya Allah, aku memohon ridho mu  untuk HIDAYAT DIDIK memenangkan pilgub DKI ini, dan maafkanlah hambamu yang penuh khilaf ini, jika selama mengabarkan HIDAYAT DIDIK ke orang lain ada kekhilafan…”

*Sumber : Dari tetangga sebelah, DPC PKS Pancoran.
 

Dulu SBY yang Minta Kami Berkoalisi | pksjakut.org

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim bahwa pihaknya yang justru diminta SBY untuk berkoalisi.

"Ingat ya, PKS itu bukan meminta, kita itu justru diawali dengan SBY meminta kita berkoalisi, waktu deklarasi pencalonan SBY-Boediono sempat mundur, karena menunggu PKS," 
terang anggota komisi hukum DPR, Indra, di Jakarta, Senin (2/4)

Indra menyakini bahwa PKS tidaklah melanggar kontrak dan PKS hanya ingin memperjuangkan aspirasi rakyat karena PKS besar karena rakyat.

"Coba buktikan klausul persetujuan dari suatu perjanjian mana yang kita langgar, klausul yang kita buat justru semangat bagaimana poin-poin itu, penegakkan hukum, mensejahterakan rakyat, dan komitmen menolak kenaikan harga BBM itu mensejahterakan rakyat," jelasnya.

Demokrat terus mendesak PKS keluar dari Koalisi karena dianggap sudah melanggar kontrak yang ditandatanganinya dengan SBY. Namun PKS sebaliknya, merasa tidak melanggar kontrak koalisi. Indra mengatakan, PKS dan beberapa mitra koalisi Setgab adalah keluarga. Adanya perbedaan pendapat merupakan hal biasa.

"Koalisi itu seperti keluarga, tidak selalu harus sama. Kontraknya dengan SBY bukan dengan Demokrat. Kontrak politik berdasarkan norma nilai hukum dan komitmen," katanya.

Menurutnya, kalau SBY ternyata memutuskan untuk mengeluarkan PKS, itu hak preogratif SBY selaku Ketua Koalisi. Dan PKS, kata Indra, nanti juga akan bersikap apakah keluar dari koalisi tergantung keputusan Majelis Syuro.


Redaktur: Hazliansyah
Reporter: Erdy Nasrul
 

Ada Atau Tidak Ada Kader Kita di Pemerintahan, PKS Tetap Bekerja Untuk Kejayaan Bangsa | pksjakut.org


pksjakut.org - Ketua DPP PKS Bidang Hukum dan Advokasi, Aboebakar Alhabsyi, menyatakan PKS akan tetap bekerja dalam kondisi apa pun.

"Ada atau tidak ada kader kita di pemerintahan, PKS tetap bekerja untuk kejayaan bangsa," ujarnya, Ahad (1/4/12)

Perlu diingat, katanya lagi, PKS pernah mengalami situasi dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan, dan tidak masalah. "Kami itu bukan politisi an sich. Jadi, tidak mengukur segala sesuatu dari kekuasaan. Setiap kader selalu dididik untuk memimpin dan dipimpin," tegasnya.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempersilakan kepada Presiden SBY dalam kapasitasnya sebagai Ketua Setgab koalisi untuk bersikap, perlu tidaknya para menterinya dievaluasi.

"Pos kementerian itu hak prerogatif Presiden, silakan dievaluasi saja. Apakah menteri-menteri kami perform atau tidak. Pemimpin yang adil tidak akan emosional ketika mengambil keputusan," timpal Jubir PKS, Mardani Ali Sera.

Ada tiga jatah menteri dari PKS yang ada di dalam kabinet pemerintahan SBY-Boediono. Ketiganya adalah Menkominfo Tifatul Sembiring, Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri dan Menteri Pertanian Suswono.


Mardani menegaskan, para menteri PKS yang ada dalam kabinet saat ini sudah menunjukkan kinerja yang baik. "Kalau kami melihat performanya lumayan baik. Sikap PKS yang berbeda dengan kebijakan (partai) koalisi adalah untuk menghindari penderitaan rakyat. Sama seperti pernyataan Presiden sendiri yang menyebut kita ingin bersama rakyat," katanya mengingatkan.

Sikap partainya tegas menolak adanya penambahan pasal 7 ayat 6 a dalam UU APBN 2012 yang memperbolehkan pemerintah menyesuaikan harga BBM dalam rapat paripurna, Jumat (31/3). Sikap PKS berseberangan dengan sikap partai koalisi lainnya yang mendukung adanya penambahan pasal. PKS berada dalam barisan partai-partai penentang seperti PDI-P, Gerindra, dan Hanura.


Redaktur: Chairul Akhmad
Reporter: Erdy Nasrul

*Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/12/04/02/m1tqup-alhabsyi-pks-tetap-berjuang-untuk-rakyat

Bambang Soesatyo Tak Ingin PKS Jadi Musuh Baru Bagi Partai Koalisi | pksjakut.org

pksjakut.org - Partai Golkar meminta PKS tak dikeluarkan dari koalisi. Meski PKS telah jelas berseberangan dengan pemerintah menyangkut kenaikan harga BBM.

"Perbedaan pendapat, apalagi itu untuk kepentingan rakyat, tidak ada yang perlu dipersalahkan. Kendati PKS telah menegaskan siap berada di luar koalisi dan menterinya siap dievaluasi, namun langkah terbaik yang harus dilakukan PD adalah tetap merangkul PKS dan tidak menciptakan musuh baru,"kata Wakil Bendahara Umum Golkar, Bambang Soesatyo, Senin (2/4/2012).

Dia mengingatkan selama ini Golkar dan PKS juga beberapa kali berseberangan dengan pemerintah. Namun SBY tetap memperhitungkan posisi keduanya, meski menteri PKS sempat dipangkas satu kursi.

"Pengalaman telah menunjukan saat hak angket Century dan hak angket mafia Pajak, di mana PKS juga menunjukkan sikapnya yang pro rakyat, SBY tetap memperhitungkan PKS. Kendati di internal PD desakan begitu kuat seperti saat ini untuk mendepak PKS," 
Bambang Soesatyo-Wabendum Golkar.

Mendepak PKS dari koalisi, menurutnya, bisa menimbulkan kegaduhan politik. Kegaduhan politik bisa menganggu konstelasi politik menjelang berakhirnya masa pemerintahan Presiden SBY.

"Saya yakin SBY telah memperhitungkan dampak kegaduhan politik yg bakal timbul jika mendepak PKS. Bukankah SBY ingin soft landing diujung pemerintahannya. Paling tidak, ada dua ancaman serius, kasus century yang tidak menutup kemungkinan berujung pada hak menyatakan pendapat dan interplasi moratorium remisi yang juga bisa berujung serius," tandasnya.


*Sumber : http://news.detik.com/read/2012/04/02/085532/1882432/10/bambang-soesatyo-tak-ingin-pks-jadi-musuh-baru-bagi-partai-koalisi

Dibanding PKS, SBY Seharusnya Pertimbangkan Keberadaan Golkar di Setgab | pksjakut.org


pksjakut.org - PKS benar-benar menunjukkan sikap membelot (demi rakyat bukan setgab) dari setgab koalisi pada sidang paripurna pembahasan RAPBN 2012. Meski begitu, di tengah situasi ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta untuk lebih mempertimbangkan keberadaan Golkar dari PKS. Mengapa?

"SBY perlu mempertimbangkan PKS dan Golkar. Tapi Golkar lebih perlu diwaspadai, karena partai ini cerdik dan lihai memasang perangkap," tutur pengamat politik dari UI Iberamsjah kepada detikcom, (1/4/2012).

Kelihaian yang dimaksud Iberamsjah tak lain adalah kemenangan partai beringin ini yang bisa menggolkan opsinya sehinga diputuskan paripurna. Hasil voting sidang paripurna menerima tambahan pasal 7 Ayat 6A. Klausul tambahan dalam APBNP 2012 memberian peluang pemerintah menaikkan dan menurunkan harga BBM bila harga minyak mentah Indonesia mengalami kenaikan atau turun rata-rata 15 persen dalam waktu 6 bulan terakhir.

"Golkar mengambil keuntungan di sini," ujar Iberaramsjah.

Dari 6 fraksi yang tergabung di setgab koalisi, hanya PKS yang terang-terangan menolak adanya pasal tambahan di UU APBNP 2012, yang artinya menolak kenaikan harga BBM dengan cara apapun. Sementara partai sisanya, setuju proposal kenaikan BBM, namun dengan syarat yang bervariasi.


*Sumber : http://news.detik.com/read/2012/04/02/073348/1882384/10/dibanding-pks-sby-seharusnya-pertimbangkan-keberadaan-golkar-di-setgab?991101mainnews

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites