Selamat Datang Di Website Resmi Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Utara - والحق منصور وممتحنٌ فلا تعجب فهذي سنة الرحمن - Kebenaran akan DITOLONG dan juga DIBERI UJIAN. - AR RAHMAN - Ibnul Qoyyim

Selasa, 10 Januari 2012

Astaghfirullah, Flu Burung Kembali Serang Warga Sunter Jakarta Utara | pksjakut.org

pksjakut.org - Setelah sempat membuat panik warga Jakarta pada akhir tahun 2010, flu burung kembali menghantui warga Jakarta. Ketakutan ini kembali timbul setelah Puguh (23) warga Jalan Baru Ancol Selatan, RT 10 RW 6 No.30, Sunter, Jakarta Utara, meninggal diduga akibat suspect flu burung pada Sabtu (7/1/2012).

Kondisi Puguh, kian memburuk setelah pemuda yang bekerja sebagai tukang las di Sunter Garden, Jakarta Utara ini mengeluh badannya menggigil dengan kondisi badan panas tinggi. "Awal Puguh mengeluh badannya menggigil dengan panas tinggi hingga 39 derajat celcius," kata Sriyati (48), orang tua korban, Senin (9/1/2012).

Sriyati melanjutkan, kondisi tersebut dialami Puguh sejak pergantian malam tahun baru lalu. Awalnya pihak keluarga hanya memberikan obat penurun demam biasa, bahkan di rumah sakit pun pada awalnya hanya disebutkan terkena sakit maag.

"Saya langsung kasih obat, panasnya sempat turun. Tapi esoknya menggigil dan panas lagi, akhirnya hari Senin saya bawa ke Rumah Sakit Satyanegara Sunter dan hanya divonis penyakit maag dan boleh langsung pulang," jelasnya.

Setelah sempat membaik, Puguh kembali mengalami sakit. Bahkan kali ini pihak keluarga harus melarikan ke ICU RS Satyanegara Sunter. Dari Pemeriksaan dokter kali ini, Puguh dikatakan menderita penyakit maag, sesak nafas, DBD, jantung, dan gejala flu burung. "Pada Jumat sore keadaan anak saya kritis dan langsung dipindahkan ke ICU untuk diisolasi hingga Sabtu sore," ungkapnya

Karena keterbatasan alat, Puguh dirujuk ke RS Sulianty Saroso, Sunter, Jakarta Utara. Tetapi karena penuh, akhirnya pihak RS Satyanegara merujuk Puguh ke RSUD Tangerang. "Namun, saat sampai di RSUD Tangerang nyawanya tak tertolong dan meninggal. Meski telah diberikan alat pacu jantung, tapi sia-sia. Korban meninggal Sabtu sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung dimandikan lalu dimasukan ke dalam peti," ucapnya. " jelasnya.[bay]

0 comments:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites