Selamat Datang Di Website Resmi Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Utara - والحق منصور وممتحنٌ فلا تعجب فهذي سنة الرحمن - Kebenaran akan DITOLONG dan juga DIBERI UJIAN. - AR RAHMAN - Ibnul Qoyyim

Pelantikan Pengurus DPTD PKS Jakarta Utara

Telah dilantik dan diangkat sumpah, Pengurus DPTD PKS Jakarta Utara yang baru dengan Masa Khidmat 2015-2020.

Ir. Ahmad Mardono.

Ketua DPTD PKS Jakarta Utara Masa Khidmat 2015-2020.

Kemenangan yang Hakiki.

Taujih Ketua Majelis Syuro PKS, Ust. Salim Segaf al Jufri.

Berkhidmat untuk Rakyat, serta Warga Jakarta Utara.

Berkhidmat untuk Rakyat, serta Warga Jakarta Utara.

Pelantikan Ketua DPTD PKS Kepulauan Seribu.

Pelantikan Akh Noval Abuzar sebagai Ketua DPTD PKS Kepulauan Seribu oleh Ketua DPTW PKS DKI Jakarta, Ust Syakir Purnomo.

Senin, 30 Januari 2012

PKS Kebon Bawang : Partainya Bersih, Kalinya Juga | pksjakut.org

pksjakut.org - Tampaknya Partai Keadilan Sejahtera  tak hanya sekedar berjargon dengan kata "Bersih" nya semata. Ahad (29-01-12), tepatnya di sepanjang Kali  yang membentang di Jl. Swasembada hingga +/-600 m, para Kader DPRa PKS Kbn. Bawang beraksi serempak bersama Warga membersihkan sampah-sampah yang menggenang mengotori Kali.

Adapun terjadi pemandangan yang mendadak membuat decak kagum Warga sekitar Kali, saat kegiatan ini berlangsung, diantara kerumunan Kader PKS yang sedang bekerja, terselip seorang Anggota Dewan Perwakilan Daerah dari F-PKS. Adalah Ust. Tubagus Arief, S. Ag.

Wajar apabila Warga sekitar berdecak kagum atau mungkin keheranan, kiranya ada seorang anggota dewan yang mau turun tangan langsung membersihkan Kali yang penuh sampah, layaknya petugas kebersihan Kelurahan yang saban hari mengangkat tumpukan sampah dari Kali tersebut, belum lagi aroma tidak sedapnya yang menusuk hidung setiap orang, menambah keengganan orang-orang untuk mendekatinya, namun itu semua tidaklah berpengaruh sama sekali bagi para Kader PKS bahkan yang telah menjadi anggota dewan sekalipun.
Kika : Anggota LMK - Lurah Kbn. Bawang - Ust. Tb. Arief, S. Ag
Sampai pada akhirnya, Pak Lurah Kbn Bawang - Ma'mun, S. Sos pun datang langsung menyaksikan Kiprah para Kader PKS Kbn. Bawang yang cukup fenomenal ini. Betapa tidak, ini dikarenakan Kantor Kelurahan Kbn. Bawang sendiri berseberangan dengan Kali Jl. Swasembada. Bahkan, para anggota LMK Kel. Kbn Bawang pun seakan tak mau ketinggalan untuk ikut berpartisipasi membersihkan Kali mereka sendiri.

"Kami bangga dan berterimakasih kepada Kader-kader PKS yang berinisiatif membersihkan Kali di Jl. Swasembada ini yang mana malahan sering dijadikan "Tempat Sampah" oleh para warga setempat."
Ma'mun, S. Sos - Lurah Kel. Kbn. Bawang.

Semoga dengan datangnya Musim Penghujan sekarang ini, kemungkinan terjadinya banjir dapat dikurangi dengan kegiatan Program Kali Bersih dari DPRa PKS Kbn. Bawang dan tentunya DPRa-DPRa PKS lainnya di Jakarta Utara.


وَقُلِ اعملوا فَسَيَرَى الله عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

"Dan bekerjalah kalian, niscaya Allah akan melihat perbuatan kalian, dan Rasul-Nya serta orang-orang beriman”. (At-Taubah:105)






Sabtu, 28 Januari 2012

Kebakaran di Kel. Ancol : PKS Selalu Hadir, Baik Suka Maupun Duka | pksjakut.org

pksjakut.org - DPRa PKS Kel. Ancol Kec. Pademangan masih membuka posko di lokasi kebakaran di Kelurahan Ancol. Hingga hari ini (28/01/2012) sejumlah warga masih ramai mengunjungi posko tersebut untuk mendapatkan bantuan. 
"Kami masih membutuhkan bantuan khususnya dana, mie instant, dan beras untuk para korban kebakaran." Pramono - Ketua DPC PKS Pademangan.
Musibah kebakaran terjadi di dua titik di kelurahan Ancol, titik pertama di RW. 04/09, Kampung Muka yang menghanguskan 220 rumah, pada hari Sabtu, 14 januari 2012, jam 12.00 WIB, jumlah kepala keluarga tidak teridentifikasi karena sebagian besar kontrakan, kejadian berawal dari konsleting listrik. 

Titik kedua di RW 02 Kampung Bandan yang menghanguskan 135 Rumah, pada hari Sabtu dini hari 21 Januari 2012 lalu. Jumlah kepala keluarga yang menjadi korban sebanyak 135 KK. Posko PKS Ancol menyediakan kebutuhan pokok seperti air minum, beras, mie instant, pakaian dan P3K. Ketua DPC PKS Pademangan - Pramono mengatakan, Posko PKS untuk kebakaran di Kel. Ancol masih membutuhkan bantuan untuk disalurkan kepada korban kebakaran.

"Kami masih membutuhkan bantuan khususnya dana, mie instant, dan beras untuk para korban kebakaran," Ujar Pramono yang didampingi oleh Ketua DPRa PKS Kelurahan Ancol - Nur Ihsan.

Kader PKS tampak sedang menyuplai bantuan untuk Korban Kebakaran berupa Beras.
Posko Kebakaran DPRa PKS Ancol - Padat dikunjungi oleh Warga yang terkena Musibah Kebakaran.
Seorang Ibu ikut turut membantu mengemas bingkisan bantuan Sembako dari PKS untuk Korban Kebakaran.
Warga antusias mengantri dengan tertib untuk mendapatkan bantuan, tak terkecuali "Christian Gonzalez".
Tak lupa bantuan selimut bersih demi memberikan kehangatan di dinginnya malam-malam kelabu para Korban.
Ust. M. Subki, Lc selaku Ketua DPD PKS Jakut memberikan bantuan kepada Korban Kebakaran.
Akh Pramono pun tak mau ketinggalan berpartisipasi memberikan bantuan.
Keceriaan Anak-anak Korban Kebakaran sontak kembali sedia kala saat bersama-sama ikut Senam Nusantara PKS.
Tim Media Centre PKS Jakut.

Kamis, 26 Januari 2012

Website DPW PKS DKI Jakarta Kembali di Hack | pksjakut.org


pksjakut.org - Untuk kesekian kalinya, Laman Resmi (Official Website) dari DPW PKS Jakarta mengalami gangguan serangan dari para Hacker. Terhitung mulai Rabu (26-01-12) kemarin, akses menuju Laman ini sudah terganggu.
"..serangan kali ini sedikit lebih rumit dari serangan-serangan sebelumnya. Meskipun rumit, namun untuk beberapa barang bukti sedianya telah berhasil diamankan." Tim Media DPW PKS Jakarta.
Dari pihak Media Center DPW PKS Jakarta sendiri saat ini telah melakukan beberapa tindakan guna mengembalikan akses Laman www.pks-jakarta.or.id ini kembali seperti sedia kala.

Adapun menurut Tim yang bertanggungjawab, serangan kali ini sedikit lebih rumit dari serangan-serangan sebelumnya. Meskipun rumit, namun untuk beberapa barang bukti sedianya telah berhasil diamankan. Sekarang hanya menunggu proses recovery dan penyempurnaan/penambalan hole saja.

Hacker - Ilustrasi
Tampaknya sepak terjang para Kader-kader PKS di dunia maya dalam mengabarkan Kiprah dan Pelayanannya terhadap Masyarakat cukup membuat fenomena tersendiri, sehingga tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak tertentu (Hacker dll) yang merasa tergoda untuk melakukan serangan-serangan tertentu guna meredam aksi para Kader PKS ini yang mana hampir dipastikan secara keseluruhan Kader PKS itu melek teknologi.

"Karangan Bunga DPW PKS Jakarta"
Jika kita sama-sama cermati, memang akhir-akhir ini Laman www.pks-jakarta.or.id memuat berita yang cukup menyedot banyak perhatian kalangan, terutama terkait dengan "Karangan Bunga DPW PKS Jakarta" sebagai wujud keprihatinan dan rasa duka yang mendalam bagi para korban "Xenia Maut" di Halte Tugu Tani. Ternyata memang efeknya cukup signifikan hingga merambat ke ruang-ruang kebijakan infrastruktur transportasi DKI, tak ayal media-media yang meliput TKP bahkan turut menyertakan "Karangan Bunga DPW PKS Jakarta" ini dalam liputan-liputannya.

Apakah serangan dari Hacker kali ini terkait dengan berita "Karangan Bunga Duka Cita" tersebut? atau hanya sebatas "ke-isengan" semata? Time will tell.

Yang pastinya, mari bersama-sama kita doakan agar Laman DPW PKS DKI Jakarta ini dapat berfungsi kembali sedia kala.

Rabu, 25 Januari 2012

Gubernur Biasa Saja | pksjakut.org

pksjakut.org - Lepas Subuh, awal 2008. Seorang laki-laki menuntun putranya menuju ibu-ibu yang berkerumun mengelilingi pedagang sayur. Ia menyampaikan salam sejenak, yang dijawab ibu-ibu itu, sebelum asyik memilah-milah sayuran dibantu putra lelakinya yang selalu minta pertimbangan sebelum memasukkan wortel, selada atau pun kentang untuk ditimbang.

Setelah menimbang dan membayar, barulah lelaki itu meraih tangan putranya dan menuntun, sementara tangan satunya menenteng kantong-kantong plastik sarat belanjaan.

Lelaki yang tak rikuh menggantikan tugas istrinya bergabung dengan ibu-ibu berbelanja sayuran itu bernama Ahmad Heryawan. Kini kita mengenalnya sebagai gubernur Jawa Barat.

Sebagaimana saat itu, kini publik mengenalnya sebagai sosok yang tak canggung melakukan hal-hal wajar yang entah mengapa, kini mulai dipandang ‘tidak wajar’. Misalnya, yang gampang diingat publik, Heryawan dengan tegas mencoret anggaran pengadaan 18 mobil dewan dalam APBD 2011 Kabupaten Bandung.

Ahmad Heryawan
Tak ragu-ragu akan kemungkinan tanggapan negatif anggota Dewan yang akan memengaruhi pencitraan terhadap dirinya, Heryawan melakukan hal itu dengan tegas dan yakin bahwa itulah yang terbaik bagi rakyat. Bagaimana tidak, saat itu APBD Kabupaten Bandung tercatat defisit.

Tetapi Heryawan pun tak hanya bisa tegas terhadap orang lain. Publik masih ingat betapa Heryawan dan wakilnya hingga saat ini memilih menggunakan mobil dinas lama yang dipakai gubernur sebelumnya, Dani Setiawan, yakni Toyota Royal Crown buatan 2007, satu kendaraan SUV dan sebuah jip.

Mungkin bisa terkesan berlebihan, tetapi apa yang dilakukan Heryawan dengan berbelanja sayuran sendiri akan gampang mengingatkan kaum muslimin akan Ammar bin Yasir ketika menjabat sebagai gubernur.
 "Pemimpin yang hanya tersandera satu hal: kepentingan rakyatnya."
Ammar tak jarang berbelanja ke pasar dan mengikat serta memanggul sayuran belanjaan sendirian. Atau Khalifah Ummar bin Abdul Aziz, khalifah negara besar dan kaya, tetapi memilih hidup sederhana. Dan kita sadar, betapa sosok-sosok seperti itu kian lama semakin langka

Dari Ahmad Heryawan orang bisa kian membenarkan pernyataan seorang mahaguru manajemen, Peter Drucker. Drucker menyatakan, manakala kita melihat perusahaan-perusahaan besar yang maju dan unggul, jangan salah, ada keputusan-keputusan berani di belakangnya.

Artinya, bahkan Drucker yang rasional pun percaya, keberanianlah yang membawa manusia kepada kemaslahatan, kebaikan bersama. Kita bahkan pernah mendengar dari alm Rendra, keberanian adalah cakrawala. Kian berani seseorang, makin mampu ia melihat dunia secara holistik. Menilik apa yang telah dilakukan Heryawan selama hampir empat tahun kepemimpinannya di Jawa Barat, keberanian itu begitu nyata dan gamblang.

Lihat saja, manakala sadar bahwa Jabar kian lama kian panas akibat tanaman yang kian hilang dari kehidupan, Heryawan berani mengembangkan program penghijauan dalam skala besar. Ia pun mencanangkan Gerakan Jabar Hijau berbasis sekolah.

Alhasil dalam waktu yang cepat telah ditanam 11 juta batang pohon di 26 kabupaten/kota se-Jabar, hingga selama 2011 tercatat telah ditanam 170 juta batang pohon di Jabar. Wajar bila prestasi itu diganjar rekor oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Tidak hanya itu. Dalam bidang kependudukan dan demografi Heryawan pun mencetak prestasi dengan menerima penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) berupa “Transmigrasi Award”.
Y
ang menarik, hanya dalam sebulan, Desember lalu Heryawan menerima empat anugerah dan penghargaan. Pertama saat Hari Nusantara, 13 Desember, di Dumai, Riau; kedua Satya Lencana Kebaktian Sosial di Jogjakarta pada Peringatan HKSN, 19 Desember; ketiga Parahita Ekapraya Pratama di Jakarta pada Peringatan Hari Ibu 22 Desember; lalu Transmigrasi Award, 27 Desember 2011. Jujur saja, tak banyak kepala daerah yang menerima empat penghargaan berkatagori nasional hanya dalam waktu sebulan.

Yang juga menarik dan masih hangat, manakala para pejabat beramai-ramai menyatakan kesiapan membeli mobil Esemka buatan para pelajar Kota Solo, Ahmad Heryawan dengan tegas menyatakan keengganan untuk latah. Ia menyatakan hanya berminat membeli mobil karya pelajar-pelajar Jabar. “Saya enggak mau beli dari Solo. Saya mau beli karya pelajar dari Jawa Barat,” kata dia.

Itulah Heryawan. Dengan pemimpin seperti itu, rakyat Jabar layak optimistis bahwa daerahnya akan mampu menjadi provinsi termaju di Indonesia. Dan tentu saja, untuk itu mereka juga dituntut berpartisipasi sesuai bidangnya. Rakyat jabar, layak bangga dipimpin seorang berani yang yakin akan cita-cita bersama.

Tapi kita pun tahu, keberanian mensyaratkan banyak hal. Dan yang terutama, tampaknya, tidak adanya pamrih. Karena tanpa adanya pamrih, maka keberanian tak pernah tersandera. Semoga kita semua pada saatnya memiliki pemimpin seperti itu. Pemimpin yang hanya tersandera satu hal: kepentingan rakyatnya.

Sumber : dakwatuna.com

Senin, 23 Januari 2012

Stefano Lilipaly Sambut Gol Perdana Untuk Utrecht | pksjakut.org

pksjakut.org - Gelandang muda keturunan Indonesia ini (Ambon - Belanda) mencetak gol perdananya untuk FC Utrecht ketika tim besutan Jan Wouters mengimbangi raksasa Eredivisie PSV Eindhoven 1-1, Minggu (22/1).


Stefano Lilipaly melakoni laga kontra PSV Eindhoven di skuad utama FC Utrecht untuk pertama kalinya setelah performanya membuat pelatih Jan Wouters terpesona.

Gelandang 22 tahun segera membayar kepercayaan sang pelatih dengan mencetak gol di menit 66 dan menggagalkan upaya PSV memuncaki klasemen. PSV sendiri terhindar dari kekalahan memalukan berkat gol Ola Toivonen, lima menit berselang.
"Ini momen yang sangat menggembirakan." Stefano Lilipaly.
"Ini momen yang sangat menggembirakan. Saya sempat mencoba menendang bola tapi gagal di kesempatan pertama. Kemudian saya mendapat kesempatan lain melalui [Edouard] Duplan; saya menendang bola ke sudut jauh gawang dan gol!" ungkapnya gembira di situs resmi klub.

Bukan itu saja, Lilipaly juga dinobatkan sebagai man of the match pada laga tersebut. Pemain yang akrab disapa Fano itupun optimistis bisa terus mengembangkan permainannya.

"Saya berusia 10 tahun ketika memperkuat skuad muda [Utrecht]. Kali ini adalah kesempatan saya untuk membuktikan kemampuan dan saya bisa melakukannya."

Wouters sendiri mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya itu. "Lilipaly berkembang sangat baik, tumbuh di skuad muda; dia telah menunjukkan kualitasnya di pertandingan ini." "Lilipaly telah membuktikan bahwa dia sanggup bermain 90 menit."

Sumber : http://www.goal.com/id-ID/news/1362/sepakbola-belanda/2012/01/23/2861281/stefano-lilipaly-sambut-gol-perdana-untuk-utrecht

PKS : Kecelakaan Maut Kesalahan Pengemudi | pksjakut.org

pksjakut.org - Kecelakaan maut yang terjadi di Gambir minggu (22/1/2012) mengundang perhatian Partai Keadilan Sejahtera (PKS). PKS menilai kecelakaan ini murni karena kelalaian pengemudi. Untuk itu, pengemudi harus bertanggungjawab.
"Sebenarnya trotoar di jalan Ridwan Rais sudah cukup baik, artinya faktor pengemudi benar-benar harus jadi perhatian pihak berwajib untuk memastikan penyebab kecelakaan tragis ini,"Bang Sani.
"Sebenarnya trotoar di jalan Ridwan Rais sudah cukup baik, artinya faktor pengemudi benar-benar harus jadi perhatian pihak berwajib untuk memastikan penyebab kecelakaan tragis ini," ujar Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPW PKS Jakarta Triwicaksana, melalui rilis yang diterima INILAH.COM, Minggu (22/1/2012).

Menurut pria yang akrab disapa Sani ini, perlu ada kampanye safety driving atau mengemudi yang aman. Untuk itu, dia meminta Polda Metro Jaya menggalakkan kampanye tersebut.
"Mungkin bisa diusulkan menjadikan safety driving sebagai bagian dari kurikulum di sekolah," sambungnya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.40 Wib di Jl Ridwan Rais, Tugu Tani di depan Kementerian Perdagangan, Gambir, Jakarta Pusat. Ada 13 korban, sembilan meninggal dunia dan 4 diantaranya luka-luka. Korban yang baru meninggal bernama M.Akbar yang sebelumnya sempat dirawat. Namun, karena luka yang cukup parah sehingga pria berusia 22 tahun ini menghembuskan nafas terakhirnya.
Pengemudi mobil, Afriani Susanti (29) kini menjadi tersangka. Dia adalah warga jalan Ranggang terus No. 142 Sungai Bambu, Jakarta Utara. [gus]

Sabtu, 21 Januari 2012

Berisik, Israel Cari Cara Matikan Adzan | pksjakut.org

pksjakut.org - Pemerintah Israel mencari cara agar suara volume suara adzan dari berbagai Masjid di wilayah perbatasan Israel-Palestina dapat dikecilkan atau dimatikan. Hal ini dikarenakan para pemukim Yahudi yang mengeluh, adzan itu menyebabkan kebisingan ketika mereka sedang tidur.
"Para pemukim Yahudi mengeluh, adzan itu menyebabkan kebisingan ketika mereka sedang tidur".
Dalam laman Haaretz, Rabu (18/1), Administrasi Pemerintahan Sipil Israel di Tepi Barat mencari cara penggunaan teknologi untuk mematikan volume suara panggilan muadzin tersebut.

Kepala Administrasi Pemerintahan Sipil Israel, Brigjen Moti Almoz mengadakan pertemuan dengan beberapa ahli teknis militer. Agar dapat dicari teknologi untuk dapat mematikan secara otomatis volume adzan dari wilayah Palestina.
Pejabat Administrasi Sipil beranggapan tidak perlu meminta persetujuan otoritas palestina. “Pemerintah Palestina akan menyambut baik hal ini, banyak juga warga Palestina juga mengeluhkan tentang suara keras ini,” ujarnya.

Ternyata teknologi juga dapat berdampak bagi masjid di wilayah Israel. Bulan lalu, Pejabat Israel dari Partai Yisrael Beiteinu, Anastassia Michaeli mengajukan RUU untuk melarang penggunaan sistem suara oleh muadzin di Masjid. Karena alasan yang sama kebisingan. RUU ini awalnya didukung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, tapi akhirnya gagal karena keberatan dari pejabat lain dari partai Likud.

Di wilayah Hebron, Pemukim Yahudi bahkan membalas suara adzan dengan membunyikan musik Hasid khas Yahudi dengan pengeras suara sekencang-kencangnya. Namun akhirnya dapat dimediasi oleh Departemen Perlindungan Lingkungan, dengan alasan wilayah masjid di dekat pemukiman yahudi ini berada dalam makam leluhur yang berada diwilayah kendali Israel.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com/berisik-israel-cari-cara-matikan-adzan-051409735.html

Kamis, 19 Januari 2012

Pemerintah : Kerja Kontrak Justru Berikan Pekerjaan Layak | pksjakut.org

pksjakut.org - Pemerintah membuka sistem hubungan kerja kontrak atau sekarang banyak diambil dalam sistem outsourcing, salah satu maksudnya adalah untuk memberikan kesempatan kepada seluruh warga negara guna mendapatkan pekerjaan yang layak. Menurut Kepala Biro Hukum Kementerian Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Kemenakertrans), Sunarno, sistem hubungan kerja kontrak tersebut memberikan imbalan yang setimpal atas pekerjaan yang digelutinya.
“Tergantung perusahaan menentukan pekerja core business atau noncore business dalam penentuan pekerja kontrak. Pemerintah kesulitan untuk menentukan itu,” Sunarno.
Karena itu, pihaknya beranggapan Pasal 65 dan Pasal 66 UU Ketenagakerjaan tidak menimbulkan kerugian konstitusional bagi semua pekerja. Meski begitu, Sunarno mengakui untuk menentukan suatu jenis pekerjaan masuk kategori yang bisa dikontrak atau tidak, tergantung kepada masing-masing perusahaan.

“Tergantung perusahaan menentukan pekerja core business atau noncore business dalam penentuan pekerja kontrak. Pemerintah kesulitan untuk menentukan itu,” kilah Sunarno menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan bahwa sistem outsourcing adalah inkonstitusional.

Redaktur: Dewi Mardiani
Reporter: Erik Purnama Putra
 

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites