Selamat Datang Di Website Resmi Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Utara - والحق منصور وممتحنٌ فلا تعجب فهذي سنة الرحمن - Kebenaran akan DITOLONG dan juga DIBERI UJIAN. - AR RAHMAN - Ibnul Qoyyim

Minggu, 11 Desember 2011

Ust. Abdul Aziz Matnur : Kembali Ke Illahi Kala Mengaji

Jakarta(11-12-11) - Abdul Aziz Matnur anggota Wilayah Dakwah (Wilda) Banten dan Jawa Barat DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meninggal dunia Sabtu pagi (10/12/11) di kediamannya Jl. H. Ilyas RT. 01 RW.10 Petukangan Utara Pesanggarahan Jakarta selatan pukul 10.15 WIB.

Menurut Muhammad Yamin, Ketua DPC PKS Pesanggrahan, Almarhum meninggal mendadak disebabkan serangan jantung koroner saat mengisi pengajian rutin ibu-ibu dirumah almarhum. “Sebelumnya Waktu itu beliau sempat pingsan, dan diperiksa oleh salah seorang anggota jamaah yang menjadi dokter saat hadir dalam pengajian” Tuturnya.

Yamin menjelaskan, saat kejadian Abdul Aziz sempat dilarikan ke Rumah Sakit Aminah Jl. Kreo Selatan Larangan Tangerang, tidak jauh dari kediamannya. Namun sampai di Rumah Sakit nyawanya sudah tidak tertolong lagi. “Menurut dokter beliau sudah meninggal dunia sejak di rumah” Kata Yamin.

Nampak ratusan kader PKS dan masyarakat hadir untuk melayat dan mensholatkan serta menghantarkan jenazah almarhum ke pemakaman di daerah Kreo Selatan Larangan Tangerang Banten tempat Almarhum di lahirkan. Turut hadir pula para tokoh PKS seperti Ustadz Ma’mur Lc, Ketua Wilda Banjabar, Nasir Jamil dan Mutamimul Ula yang merupakan anggota DPR RI dari PKS dan Triwisaksana wakil DPRD DKI Jakarta.
Abdul Aziz Matnur merupakan putra Jakarta yang lahir tanggal 9 November 1969. Almarhum meninggalkan 4 orang anak yang masih sekolah di bangku SMA dan SMP dari pernikahannya dengan Fatimah. Sebelumnya pernah menjabat menjadi ketua DPD Partai Keadilan Jakarta Barat pada tahun 1998 yang menghantarkannya menjadi anggota DPRD DKI Jakarta periode tahun 1999-2004. Selain sebagai aktifis partai, almarhum juga dikenal sebagai muballigh di kalangan masyarakat yang kerap mengisi kajian-kajian Tafsir Qur’an di Masjid atau pembicara dalam acara seminar.
Semoga segala amal ibadahnya di terima oleh Allah SWT dan diberikan tempat yang sebaik-baiknya disisi-Nya. Inna lillahi wa inna Ilaihi roji’un. [Mjundi/Ard]








0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites