Selamat Datang Di Website Resmi Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Utara - والحق منصور وممتحنٌ فلا تعجب فهذي سنة الرحمن - Kebenaran akan DITOLONG dan juga DIBERI UJIAN. - AR RAHMAN - Ibnul Qoyyim

Kamis, 24 November 2011

Hasil Sea Games Harus Jadi Momentum Kebangkitan Olahraga Nasional

Pemerintah harus menjadikan hasil SEA Games ke-26, yang menempatkan Indonesia sebagai juara umum, sebagai momentum kebangkitan olahraga nasional. Inilah saat yang tepat untuk lebih meningkatkan lagi prestasi dan kemampuan para atlet nasional. Secara jujur, kita memang harus mengakui dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan atlet-atlet kita di ajang SEA Games ini. “Secara jujur pula kita akui bahwa keberhasilan tersebut diraih ketika kita sebagai tuan rumah. Oleh karena itu, SEA Games berikutnya di Myanmar tahun 2013 nanti harus dibuktikan pula bahwa kita tidak hanya juara ketika kita sebagai tuan rumah.” Penegasan ini disampaikan Anggota Komisi X DPR Raihan Iskandar di Jakarta, Rabu (23/11).

“Pemerintah harus menjadikan SEA Games sebagai batu lompatan untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi. Jangan hanya berhenti pada target level Asia Tenggara. Ajang Asian Games tahun 2014 di  Incheon, Korea Selatan dan Olimpiade tahun 2012 juga harus dijadikan ajang pembuktian prestasi atlet-atlet kita yang sesungguhnya.” ungkap Raihan.

Dalam pandangan Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Aceh II ini, Pemerintah harus lebih serius lagi meningkatkan kemampuan para atlet. Pemerintah harus menunjukkan komitmennya secara terus menerus mengembangkan dunia olahraga tanah air.  “Pemerintah harus segera mempersiapkan atlet-atlet yang akan diikutsertakan dalam berbagai ajang pertandingan olah raga tersebut, terutama pada cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan di olimpiade.” ungkap Raihan.

Selain itu, Politisi PKS ini juga menyoroti perihal penyelenggaraan, berdasarkan pengalaman menyelenggarakan SEA Games ini, Pemerintah harus melakukan evaluasi mulai dari persiapan sampai pelaksanaannya. “Berbagai masalah selama masa persiapan dan pelaksanaannya, seperti kasus wisma atlet, kekurangsiapan sejumlah venue karena  singkatnya waktu persiapan, harus dijadikan pelajaran, agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi jika kita menyelenggarakan kegiatan olah raga pada ajang yang lebih tinggi, seperti Asian Games.” tutup Raihan.

0 comments:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites